FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN PENGUNGKAPAN TANGGUNGJAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

TITLE : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN PENGUNGKAPAN TANGGUNGJAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

Authors : Febrina & I G N Agung Suaryana (Fakultas Ekonomi Universitas Udayana)

Abstrak

Tanggung jawab sosial dan lingkungan menjadi salah satu komponen pengungkapan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengungkapan item-item pengungkapan biasanya dilakukan melalui laporan tahunan atau sustainability report. Penelitian ini menguji faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan pada perusahaan manufaktur di BEI dengan memperluas item-item pengungkapan. Item pengungkapan diidentifikasi berdasarkan Reporting Guidelines yang termuat dalam General Repoting Initiatives (GRI). Peneliti memperoleh 79 item pengungkapan. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kebiajkan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah leverage, profitabilitas, ukuran dewan komisaris, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial.

Sampel penelitian adalah perusahaan manufaktur yang mengungkapkan tanggung jawab sosial dan lingkungan pada periode 2007-2009. Jumlah obervasi yang digunakan adalah 75 observasi. Kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan diukur dengan indek pengungkapan. Indek ini diukur dengan item pengungkapan dalam Reporting Guidelines yang termuat dalam General Repoting Initiatives (GRI). Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi berganda.

Hasil pengujian gagal membuktikan pengaruh leverage, profitabilitas, ukuran dewan komisaris, dan kepemilikan manajerial terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Ukuran perusahaan sebagai satu-satunya faktor yang mempengaruhi kebijakan pengungkapan sosial dan lingkungan, sehingga mendukung hipotesis ukuran perusahaan dalam teori akuntansi positif.

Kata kunci: Pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan, General Repoting Initiatives

Hipotesis Penelitian

  • H1 : Tingkat leverage berpengaruh signifikan pada kebijakan pengungkapan jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
  • H2: Tingkat profitabilitas perusahaan berpengaruh signifikan pada kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
  • H3: Ukuran dewan komisaris berpengaruh signifikan pada kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
  • H4: Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan pada kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
  • H5: Kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan pada kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Simpulan

Penelitian ini meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kebijakan tanggungjawab sosial dan lingkungan dikembangkan pedoman sustainability report yang diterbitkan oleh GRI (2000). Peneliti mengidentifikasi 79 item pengungkapan, lebih banyak dari penelitian sebelumnya, misalnya Sembiring (2005) mengidentifikasi 78 item pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan). Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut.

Tingkat leverage tidak berpengaruh secara signifikan pada kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan artinya semakin tinggi tingkat leverage maka tidak mempengaruhi kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Tingkat profitabilitas tidak berpengaruh secara signifikan pada pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, artinya semakin tinggi tingkat profitabilitas maka tidak akan memperluas kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan, karena ketika perusahaan memiliki tingkat laba yang tinggi, perusahaan menganggap tidak perlu melaporkan hal – hal yang dapat mengganggu informasi tentang sukses keuangan tersebut.

VIP Member Download (Login to download)

027
407.7 KiB
Details...

File ini hanya bisa diakses oleh VIP Member (Donatur)download jurnal akuntansi
Download Contoh Jurnal

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LUAS PENGUNGKAPAN CORPORATE GOVERNANCE DALAM LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN PERBANKAN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LUAS PENGUNGKAPAN CORPORATE GOVERNANCE DALAM LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN PERBANKAN

Judul Jurnal : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LUAS PENGUNGKAPAN CORPORATE GOVERNANCE DALAM LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Penulis : Noor Hikmah, Chairina, Desilarina Rahmayanti (Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengungkapan tata kelola perusahaan dalam laporan tahunan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, umur perusahaan listing, kepemilikan dispersi, profitabilitas, dan ukuran dewan komisaris.

Populasi penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2007 hingga 2009. Ada 19 perusahaan yang terpilih sebagai sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan metode purposive sampling. Ada 126 item untuk mendeteksi tingkat pengungkapan tata kelola perusahaan yang meliputi pengungkapan wajib dan sukarela. Teknik untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi ganda dengan program SPSS 16.0. Menggunakan F-test untuk menguji secara simultan dan t-test untuk menguji secara parsial.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, umur listing, kepemilikan dispersi, profitabilitas dan ukuran dewan komisaris secara bersamaan mempengaruhi pengungkapan tata kelola perusahaan. Secara parsial, ukuran perusahaan dan ukuran dewan komisaris memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pengungkapan tata kelola perusahaan, dan umur listing perusahaan memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap pengungkapan tata kelola perusahaan. Kepemilikan dispersi dan profitabilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap pengungkapan tata kelola perusahaan. Adjusted R2 adalah 0.521 yang berarti bahwa 52,1% variasi dari pengungkapan tata kelola perusahaan dapat dijelaskan oleh lima variabel independen: total aset, umur listing, kepemilikan dispersi, profitabilitas, dan ukuran dewan komisaris. Sisanya, 47,9% dapat dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diuji dalam penelitian ini.

Keywords : Tata kelola perusahaan (Corporate Governance), laporan tahunan, Corporate Governance disclosure, perusahaan perbankan.

Laporan tahunan adalah media yang digunakan oleh perusahaan yang go public untuk mengkomunikasikan informasi kepada pihak luar manajemen. Pihak-pihak yang berkepentingan seperti investor, karyawan, kreditor, pelanggan, pemasok, dan pihak lainnya bergantung pada pelaporan dan pengungkapan yang dilakukan perusahaan untuk membuat keputusan. Cadbury (2000) dalam Bhuiyan dan Biswas (2007:2) menjelaskan pentingnya pengungkapan corporate governance. Pengungkapan corporate governance yang akurat, tepat waktu, dan transparan dapat menambah nilai bagi para stakeholders. Jika tidak ada pengungkapan yang memadai, para stakeholder tidak dapat meyakini bahwa kegiatan pengelolaan perusahaan oleh manajemen dilakukan dengan cara yang bijaksana dan hati-hati untuk kepentingan mereka.

Di Indonesia, isu mengenai corporate governance muncul setelah terjadinya krisis multidimensi pada pertengahan 1997. Krisis ini dimulai dengan merosotnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang kemudian menghancurkan sendi-sendi ekonomi, salah satunya adalah pada sektor perbankan. Menurut hasil penelitian dan laporan dari Bank Dunia dan ADB (Asia Development Bank), krisis yang terjadi di Indonesia dan runtuhnya perusahaan-perusahaan besar dunia adalah disebabkan oleh lemahnya pelaksanaan good corporate governance (Husein,2010). Sebagai bukti pada tahun 2007 Asian Corporate Governance Association, CLSA Asia-Pacific Markets menempatkan Indonesia pada urutan kesebelas (terbawah) di Asia….

VIP Member Download (Login to download)

018
572.0 KiB
Details...

File ini hanya bisa diakses oleh VIP Member (Donatur)download jurnal akuntansi
Download Contoh Jurnal