JUDUL JURNAL : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREDIKSI PERINGKAT OBLIGASI PADA PERUSAHAAN KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Penulis Jurnal : Rika Yuliana, Agus Budiatmanto Muhammad Agung Prabowo, Taufik Arifin Universitas Sebelas Maret

PENDAHULUAN

Dewasa ini banyak perusahaan menerbitkan obligasi selain menerbitkan saham sebagai sumber pendanaan perusahaan. Obligasi merupakan surat pengakuan hutang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan atau lembaga lain sebagai pihak yang berhutang, yang mempunyai nilai nominal tertentu dan kesanggupan untuk membayar bunga secara periodik atas dasar persentase tertentu yang tetap. Obligasi diterbitkan oleh perusahaan dalam rangka memenuhi kegiatan pendanaan perusahaan tersebut, untuk pengembangan usaha dan menutup hutang yang jatuh tempo (Setiawan dan Shanti, 2009). Obligasi menarik bagi investor karena obligasi memiliki beberapa kelebihan yang terkait keamanan dibandingkan dengan saham, yaitu: (1) volatilitas saham lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi sehingga daya tarik saham berkurang, dan (2) obligasi menawarkan tingkat return yang positif dan memberikan income yang tetap Faeber (2001) dalam Purwaningsih (2003).

Penelitian ini ingin membuktikan apakah faktor akuntansi seperti size, leverage, profitability, activity, dan market value ratio serta faktor non-akuntansi yang terdiri dari maturity, secure dan reputasi auditor merupakan prediktor dalam menentukan peringkat obligasi untuk perusahaan keuangan yang akan datang dan variabel manakah yang signifikan. Peneliti pertama yang menguji kemampuan faktor akuntansi dalam memprediksi peringkat obligasi perusahaan adalah Horrigan (1966). Horrigan menguji apakah rasio keuangan dapat digunakan untuk menentukan keputusan kredit jangka panjang. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa model terbaik untuk memprediksi peringkat obligasi terdiri dari TA, long-term solvency ratio, long-term capital-turnover ratio dan profit margin ratio yang meliputi net operating profit/sales dan sales/net worth ratio, dan juga dummy legal-status untuk memprediksi peringkat obligasi. Beberapa penelitian terdahulu lainnya yang menggunakan faktor akuntansi yaitu rasio keuangan untuk memprediksi peringkat obligasi diantaranya: Pinches & Mingo (1973; 1975); Kaplan & Urwitz (1979); Chan & Jagadeesh (2003); Nurhasanah (2003), Kesumawati (2003) dan Sari (2004).

Hipotesis

  • H1 : Ukuran perusahaan (size) berpengaruh positif terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan.
  • H2 : Leverage berpengaruh negatif terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan.
  • H3 : Profitability berpengaruh positif terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan.
  • H4 : Activity berpengaruh positif terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan.
  • H5 : Market value ratio berpengaruh positif terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan.
  • H6 : Umur obligasi (maturity) berpengaruh negatif terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan.
  • H7 : Jaminan (secure) berpengaruh positif terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan.
  • H8 : Reputasi auditor berpengaruh positif terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan.

DATAPENELITIAN

Data pada penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu www.idx.co.id, website PT PEFINDO, yaitu www.new.pefindo.com dan buku ICMD (Indonesian Capital Market Directory). Dalam pengambilan sampel dengan beberapa kriteria yang telah ditetapkan maka didapat sampel sebanyak 45.

VIP Member Download (Login to download)

038
422.2 KiB
Details...

File ini hanya bisa diakses oleh VIP Member (Donatur)download jurnal akuntansi
Download Contoh Jurnal

Leave a reply